Sabilissalam

Menapak jalan menuju Sorga

Peradaban yang Tergadaikan

Posted by Ahmad Ridla Syahida pada April 25, 2009

trek21

Sebuah peradaban terukir dalam jiwa setiap manusia, ia akan menyaksikan bagaimana sebuah peradaban dibangun, selama bumi ini berkenan menanggung jejak langkah kaki manusia takabbur yang menentang fitrahnya sebagai muslim. Manusia sebagai aktor utama mempunyai peran yang sangat besar dalam merubah sejarah dunia selanjutnya, tugas manusia sebagai khalifah dibumi ini mempunyai kewajiban untuk memakmurkan dan melestarikan seluruh fasilitas yang telah Allah berikan.

Misi yang akan berlajut dan diwariskan kepada setiap bani adam ini mengadung makna yang sangat besar dari apa yang telah Allah amanatkan kepada bani adam, bukan hanya sebuah tugas kecil yang bila dilihat secara sederhanya ia berupa titah seorang raja kepada panglimanya, melainkan misi itu merupakan misi agung yang akan menentukan bagaimana nasib bumi di kemudian hari.

Tatkala kekhawatiran itu muncul di benak para malaikat, ketika Allah akan mengutus khalifah di muka bumi,

“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat,”Aku hendak menjadikan khalifah di bumi.”Mereka berkata, “Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu?”Dia berfirman, “Sungguh, Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”(2:30)

Ini memberi arti betapa besar peran yang Allah swt berikan kepada seorang khalifah, seorang khalifah bukan penghancur dan penumpah darah, seorang khalifah bukanlah ia hanya menikmati seluruh fasilitas dan kekayaan yang terkandung di muka bumi ini, melainkan seorang khalifah ia mempunyai tugas agung yang mana ia bertugas untuk memakmurkan sekaligus melestarikan muka bumi baik kekayaan secara fisik maupun non fisik.

Misi itulah yang harus kita aplikasikan sehingga terciptanya runtutan peradaban mulia yang kelak akan menjadi saksi sejarah indah yang akan kita wariskan kepada generasi selanjutnya. Dan para malaikatpun akan tersenyum lembut melihat bani adam bertebaran di muka bumi dengan penuh keikhlasan dan jiwa pengabdian dengan kesadaran akan tugasnya sebagai khalifah fil ardi.[] wallahu a’lam.

-Ahmad Ridla Syahida-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: