Sabilissalam

Menapak jalan menuju Sorga

Manusia Sederhana

Posted by Ahmad Ridla Syahida pada April 26, 2009

70597445db1b2927c7vw61

Datang dengan harapan, ia kembali menemukan apa yang telah hilang dalam jiwanya. Setelah lama ia berkelana titirah mencari sesuatu yang ada dalam hati kecilnya. Kegundahan akan hakikat hidup yang sebenarnnya. Dengan penuh rasa optimis Ia mencoba malangkahkan kaki dengan do’a kecil yang ia selipkan pada bibir keringnya; ya Allah bimbing langkah ini agar selalu ada dalam keridlaanmu.

Ia tak berpikir panjang, mulai ia melangkahkan kaki dengan sepatu ketawakalan dibalut dengan bekal keimanan yang ia miliki, membuka cakrawala diluar sana. Tuhan.. adakah keajaiban bila ku hidup tanpa materi duniawi yang ku miliki, bisa mengantarkanku ke sorga, dan kelak bisa bersua di hadapanmu?

Niat kecil untuk cita-cita besar itu ia tanam tanpa rasa pesimis, walau ia hanya berbekal satu helai baju dan celana yang ia kenakan, dengan sandal jepit hijau yang ia pakai, itupun dulu ia dapatkan hadiah dari sahabat dekatnya yang merasa simpatik dengan kondisinya, namun apa nian semuanya tidak ia hiraukan. Walau kadang penampilan kusutnya membuat orang ogah melihat, bahkan meliriknya pun orang merasa ngga kerasan.

Semuanya tak ia indahkan, ia berbuat dan berbicara dengan hatinya, apa yang ia rasakan sudah dirasa cukup menjadikan kehidupannya bahagia, rasa qanaah yang ia miliki menjadi bekal istimewa yang mengantarkan jiwanya ke dimensi terindah kehidupan.

Yang sederhana justru itulah yang paling istimewa….

Menjadikan dirinya menjadi manusia paling kaya di dunia, kesederhanaan yang ia jalani menjadi kekayaan terindah yang ia miliki, cukup hanya dirinya yang merasakan kenikmatan sejati, yang mana rasa itu tak akan pernah ada yang menikmati kecuali dirinya. Hakikat hidup yang ia maknai kadang berbeda dengan sebagian orang yang bertebaran di muka bumi ini, begitupun ia hidup bersahaja dengan perhiasan kesederhanaan, menjadi pilihan hidupnya sebagai wasilah mengantarkannya ke alam kekal dimana harta, keluarga dan jabatan tak akan bisa menolong dan memberikan syafaat kepada tuannya.wallahua’lam[]

-Ahmad Ridla Syahida-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: