Sabilissalam

Menapak jalan menuju Sorga

Prioritas Seorang Ibu

Posted by Ahmad Ridla Syahida pada Mei 1, 2009

ibu-2Seseorang yang telah rela berkorban, mempertaruhkan segalanya demi bayi yang masih berada di dalam kandungannya, ia tak memperdulikan jiwa dan raganya. Tapi ia hanya memikirkan nyawa dan keselamatan anak semata wayang yang sebentar lagi akan menghirup udara  kehidupan dunia yang penuh dengan duri dan cobaan.

“Nak…! Bersabarlah sebentar lagi kau akan bertemu dengan sebuah alam kehidupan yang mana pabila kau tak mempunyai keyakinan bahwa Tuhanmulah yang telah menciptakanmu niscaya kau akan sengsara dan tiada berarti kau terlahir kedunia.” Begitulah ibu berucap dengan nada gemetar.

Perkataan itulah yang diucapkan oleh seorang ibu kepada anaknya yang sebentar lagi akan terlahir kedunia. Sang ibu sangat berharap banyak dari anaknya, bahwa sesudah anaknya lahir. Ia menginginkan anaknya menjadi anak yang berbakti kepada Tuhan dan orang tuanya.

Dengan ucapan takbir, tahmid, dan tasbih serta azdan sang anak disambut dengan suasanya penuh suka cita. Seorang ibu yang dengan susah payah mengeluarkan kita dari perut rahim ibu. Yang dengannya dipertaruhkanlah nyawa, raga dan harta.

Sang ibulah yang menetukan kebangkitan suatu bangsa dan Negara karena dengan Ibu generasi muda bisa terlahir kedunia. Bahkan seorang Ibu merupakan tiangnya suatu bangsa ditangan merekalah kualitas suatu bangsa ditentukan.

Nabi Besar Muhammad saw bersabda:

“Setiap anak yang dilahirkan itu berada dalam keadaan fitrah, orang tuanyalah yang menetukan anaknya menjadi Majusi, Nasrani, dan Yahudi”.

Disinilah pentingnya peranan seorang Ibu dalam mendidik generasi yang berkualitas yang memiliki akhlak yang mulia, karena lingkungan keluarga, khususnya bimbingan seorang ibu dalam mendidik anak menjadi tolak ukur dalam pembentukan kepribadian seorang anak.

Sepuluh tahun kedepan diprediksikan Negara Jepang akan mengalami kemunduran akibat kurangnnya generasi muda. Disebabkan kenapa.? karena para ibu sudah melupakan kodratnya sebagai pendidik dan tempat terlahirnya regenerasi. Mereka kaum hawa hanya mementingkan urusan dunia yang notabene menjadi tujuan hidupnya, mereka mengejar karir, harta dan melupakan hal yang paling penting yaitu pernikahan, akibatnya  penerus bangsa tak ada karena kurangnya perhatian terhadap hal tersebut.

Selanjutnya kewajiban para remaja kepada ibu kita adalah memuliakan dan berbuat baik kepadanya.

Allah swt berfirman:

“Dan kami wasiatkan kepada manusia untuk bergaul dengan kedua orang tuanya dengan baik”.

“Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: “Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua Telah mendidik Aku waktu kecil”.

( Al-Isra’24.)

Mintalah do’a setiap kali akan berangkat menuntut ilmu karena doa kedua orang tualah, do’a yang mana tiada penghalang untuk sampai kepada Allah swt.wallahu’alam

-Ahmad Ridla Syahida-

2 Tanggapan to “Prioritas Seorang Ibu”

  1. Saung Web said

    Kasih seorang ibu tak akan ada habisnya dan tak akan bisa terbalaskan dengan apapun ya… bahkan setelah kita berkeluarga dan punya anakpun.. kadang sang ibu yg telah jadi nenekpun masih dibebani dengan ngasuh sang cucu.. seperti saya hehe.. salam kenal sobat.. dan mohon ijin gambarnya saya copas nih..
    Saung Web
    Saung Link
    Saung Bisnisku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: