Sabilissalam

Menapak jalan menuju Sorga

Bertahan Dalam Kondisi Apapun

Posted by Ahmad Ridla Syahida pada Juni 20, 2009

Hari ini ane sedikit cape, tak seperti biasanya udara kota cairo semakin menjadi jadi, panas entah berapa derajat temperatur di ruangan ini, jauh berbeda dengan suhu ketika pertama kali menginjakan kaki di bumi kinanah pada akhir musim dingin. Memang temperatur udaranya tidak sedingin ketika puncaknya. tapi, suhu udara dingin pada waktu itu menyusup lembut ke pori-pori kulit terasa merembes bagai air es yang jatuh di atas ubun ubun.

Bandara Internasioanal CairoTeman ane semuanya pas turun dari pesawat di Bandara Cairo internasional mereka sudah menyiapkan pakaian tebal+sarung tangan sebagai pelindung dari dinginnya suhu, katanyasih 15 derajat. Tapi ane berbeda dengan teman ane yang lain, ane hanya memakai jaket tipis didalamnya kaos yang ane pakai dari bandara soekarno hatta, sengaja ane ndak ganti walaupun pada waktu itu sempat transit dulu di Dubai 9 jam, sempat tebayang untuk menggantinya tapi dirasa tak akan mengubah situasi hati ingin segera sampai di cairo, total 12 jam perjalanan yang ane tempuh dari Jakarta-cairo+ditambah dengan waktu transit di Dubai 9 jam.

Sebenarnya ane sedikit bingung melihat total perjalanan udara dari Jakarta ke dubai. Ane take off dari Jakarta tepat jam 01.00 pagi, pas transit di Dubai waktu Dubai menunjukan jam 05.00 pas, ketika ane lihat jam tangan ane waktu menunjukan jam 08.00 tepat, ane sempat bingung mana jam yang bener..apa ane yang kuper ya..???atau jam ini eror, ane baru sadar ternyata perbedaan waktulah yang menjadi penyebabnya.dan akhirnya terpaksa jam ane harus disamakan dengan waktu Dubai untuk sementarTransita.

Untuk menunggu waktu yang lama itu 9 jam bro….harus apakah ane menunggu waktu selama itu…pas turun dari pesawat dan masuk ke bandara Dubai, (kebetulan ane pake maskapai penerbangan Emirat) wah..kesan pertama dan memang baru pertama kali naik pesawat…(hehehe..kuper ya…??), bandara internasional Dubai sangat megah, wah pokonya sulit untuk di gambarkan, dengan gaya arsitektur yang sangat modern dengan dilengkapi fasilitas yang sangat komplit, membuat waktu yang begitu lama terasa hanya beberapa jam.

Ane sempatkan moment langka ini untuk sekedar foto-foto bahkan jalan-jalan melihat pemandangan di sekitar kawasan bandara, selebihnya ane pakai untuk istirahat rebahan badan di kursi panjang, di sediakan khusus untuk menunggu pemberangkatan, sembari menunggu waktu makan siang yang telah di sediakan. Perlu di ketahui bandara internasional dubai merupakan bandara tersibuk di dunia dengan jam penerbangan yang padat, maskapai emirat menyambungkan orang-orang ke berbagai belahan dunia, termasuk Cairo. Di jadwalkan tepat jam 15.00, ane akan kembali terbang melanjutkan perjalanan ke Cairo.

Transit

Ane sempat berfikir dalam hati, Sungguh luar biasa entah berapa uang yang telah di keluarkan untuk membangun bandara semegah ini…?memang Dubai dikenal sebagai Negara islam, dan negara metropolis serta eksotis dengan fasilitas yang mereka punya. Jadi tak perlu heran karena Dubai adalah Negara kecil tapi selera masyarakat yang tinggi, membuat Negara ini berpeluang menjadi kawasan stategis di kunjungi oleh para turis asing. Sebelum landing ane sempat melihat dari kaca pesawat indahnya kawasan pulau yang berbentuk pohon palem, yang pasti bentuknya bercabang, tak tau apa makna simbolis yang tersirat dengan bentuk seperti itu. ternyata disana terdapat real estat berkelas. Dulu ane tak percaya dan melihat selintas gambar dari tv, dan internet. Setelah ane lihat langsung dengan mata sendiri, sekarang ane baru percaya bahwa Dubai memang Negara maju dengan perangkat teknologi yang canggih, dulunya itu laut..lepas, tapi karena obsesi mereka akhirnya lautpun mereka sulap menjadi sebuah pulau yang unik dan fantastik. Waw…entah berapa kubik pasir yang mereka butuhkan untuk menutup air laut yang begitu luas…sedikit mustahil, tapi nyata ada. Jadi sekarang ane salut dengan Dubai.

palm_deira

Waktu pemberangkatanpun sudah tiba. Kita mulai berkemas-kemas  mempersiapkan barang  masing-masing, jam ane tepat menunjukan 14.30. jam 15.00 pas pesawatpun langsung meninggalkan bandara, ane kebagian kursi di tenganh jadi tak bisa melihat pemandangan di luar sana…hanya alat bantu kamera yang ada di kursi, ane sedikit bisa membantu melihat kondisi pemandangan yang ada di luar sana.

Keanehanpun kembali terjadi, ketika ane turun dari pesawat melihat jam waktu cairo ternyata waktu menunjukan pukul 17.00.dan jam ane menunjukan jam 19.00. kembali ane tersadar bahwa perbedaan waktu Dubai dan Cairo 2 jam……pengalaman yang membuat pengetahuan ane bertambah, dan ane bisa menyimpulkan, bahwa perbedaan waktu Indonesia mesir 5 jam lebih cepat waktu indonesia…

Hehe…ane malah cerita tentang pemberangkatan ya…ngak apalah mudah-mudahan bisa sedikit menambah pengetahuan dan pengalaman. Intinya detik ini ane sangat bersyukur walaupun situasi ini tak seindah dulu ketika ane bayangkan. dan Alhamdulillah hingga sekarang ane tetap bisa menikmati dua kondisi yang sangat kontras dari biasanya, sekarang ane harus pintar beradaptasi dengan cuaca panas yang kadang bila siang hari keluar darah dari hidung, itu pernah ane alami sekali satu bulan ke belakang. Dan Alhamdulillah dengan kondisi suhu seperti ini membuat perjuangan semakin terasa nikmatnya, tak mudah mendapatkan sesuatu yang di inginkan apalagi ketika proses menuntut ilmu di negri orang, dimana kondisi geografisnya jauh berbeda dengan sebelumnya di indonesia.

Tangan harus tetap berkarya, kaki harus tetap melangkah, jiwa, fikiran dan hati harus tetap bersinergi menghasilkan buah karya, walaupun hanya celoteh kecil, catatan harian. Mungkin sepele tapi ane harap catatan ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi ane di suatu hari nanti.amin.

Satu Tanggapan to “Bertahan Dalam Kondisi Apapun”

  1. ane said

    asslmk afwn mw nanya.., klo d mesir merk barang2nya sma kya di indo gk..??syukron

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: