Sabilissalam

Menapak jalan menuju Sorga

Archive for Juli, 2009

Kisah Seorang Ibu

Posted by Ahmad Ridla Syahida pada Juli 11, 2009

Himmah Alkisah, beberapa tahun yang silam, seorang pemuda terpelajar dari Surabaya sedang bepergian naik pesawat ke Jakarta. Disampingnnya duduk seorang ibu yang sudah berumur. si pemuda menyapa, dan tak lama mereka terlarut dalam obrolan ringan. “ibu, ada acara apa pergi ke Jakarta ?” Tanya si pemuda. “Oh…..saya mau ke Jakarta terus  “connecting flight”  ke singapura negokin anak saya yang ke dua”, jawab ibu itu. “Wouw ……..hebat sekali putra ibu” pemuda itu menyahut dan terdiam sejenak.

Pemuda itu merenung. Dengan keberanian yang di dasari rasa ingin tahu pemuda itu melanjutkan pertanyaannya. “kalau tidak salah, anak yang di singapur tadi, putra yang ke dua ya bu..??bagaimana dengan kakak adik-adiknya..??” “Oh ya tentu.” Si ibu bercerita : “Anak saya yang ketiga seorang dokter di Malang, yang ke empat bekerja di perkebunan di Lampung, yang ke lima menjadi Arsitek di Jakarta, yang ke enam menjadi kepala cabang bank di Purworejo, yang ke tujuh menjadi Dosen di Semarang.

Pemuda tadi diam, hebat ibu ini, bisa mendidik anak-anaknya dengan sangat baik, dari anak kedua sampai anak ke tujuh. “Terus bagaimana dengan anak pertama ibu??”sambil menghela nafas panjang, ibu itu menjawab, “Anak saya yang pertama menjadi petani di godean Jogja nak”. Dia menggarap sawahnya sendiri yang tidak terlalu lebar.”

Pemuda itu segera menyahut, “Maaf ya bu……kalau ibu agak kecewa ya dengan anak pertama ibu, adik-adiknya berpendidikan tinggi dan sukses di pekerjaannya, sedang dia menjadi petani????”

…………dengan tersenyum ibu itu menjawab,

“Ooo……tidak tidak begitu nak….Justru saya sangat bangga dengan anak pertama saya, karena dialah yang membiayai sekolah semua adik-adiknya dari hasil dia bertani”

Note:

Pelajaran hari ini: Semua orang di dunia ini penting, buka matamu, fikiranmu, hatimu. Orang bijak berkata “Hal yang paling penting adalah bukanlah SIAPAKAH KAMU tetapi APA YANG SUDAH KAMU LAKUKAN”

Posted in Hikmah | Leave a Comment »

Cinta…..

Posted by Ahmad Ridla Syahida pada Juli 9, 2009

HubbTuhan….

Saat aku menyukai seorang teman

Ingatkanlah aku bahwa akan ada sebuah akhir

Sehingga aku tetap bersama Yang Tak Pernah Berakhir

Tuhan….

Ketika ku merindukan seorang kekasih

Rindukanlah aku kepada yang rindu Cinta sejati-Mu

Agar kerinduaku terhadap-Mu semakin menjadi

Tuhan….

Jika aku hendak mencintai seseorang

Temukanlah aku dengan orang yang mencintai-Mu

Agar bertambah kuat cintaku kepada-Mu

Tuhan….

Ketika aku sedang jatuh cinta

Jagalah cinta itu

Agar tidak melebihi cintaku pada-Mu

Tuhan….

Ketika aku berucap aku cinta padamu

Biarlah ku katakan kepada yang hatinya tertaut pada-Mu

Agar aku tak jatuh dalam cinta yang bukan karena-Mu

Posted in Munajat | 1 Comment »

Fahri Ditangkep Polisi

Posted by Ahmad Ridla Syahida pada Juli 9, 2009

Jami'atul AzharSiang itu dikeheningan yang tentram dan damai, 3 orang penghuni flat Taman Langit (karena letaknya di sutuh tanpa lift) tertidur pulas. Sementara seseorang lainnya yang begelar Sufi (suka film) sedang menggelar ritualnya di depan computer dengan penuh kekyusukan…Tiba- tiba…

“Dor..dor…dor! !!” ini bukan suara tembakan melainkan suara pintu depan yang digedor, keras sekali mengagetkan seluruh penghuni flat yang sedang asyik masyuk dengan mimpi dan filmnya masing-masing.
Para tertidur tentu saja tidak terlalu mendengar gedoran itu. Maka, Arul Khan si Sufi dengan ogah-ogahan menuju ke pintu untuk membukakan dengan perasaan terganggu. Tak tau sedang asyik, pikirnya. Filmpun ter’pause’.

Karena tadi pikirannya sedang fokus ke film Korea yang mengharu biru, dia tidak beranggapan yang gedor keras itu Amn Daulah atau semacamnya. Dia malah berpikir yang di depan pintu itu King Kong Ill, artis idolanya.

Karena lama tidak juga dibukakan pintu, kembali gedoran keras terdengar… Try (salah satu yang tertidur) yang sedang mimpi dikejar-kejar mabahis karena keseringan denger dan baca berita penangkapan 4 mahasiswa di Internet melonjak, bangun, dan berlari ke kamar Mardong…. sambil sempet berteriak ke Arul Khan yang hampir membukakan pintu…

“Rul, jangan dibukain dulu!!! Yang gedor itu polisiiii!!! ” teriaknya… mengagetkan diriku yang sedang Baca entri selengkapnya »

Posted in Cerpen | Leave a Comment »