Sabilissalam

Menapak jalan menuju Sorga

Cahaya Diatas Cahaya

Posted by Ahmad Ridla Syahida pada Februari 12, 2010

Cahaya ilahi itu kini hadir dalam benak setiap hamba yang ikhlas akan semua taqdir yang Allah tetapkan. Begitu mesra Allah membelai hambanya dengan kasih sayang-Nya, tidak melihat siapapun; ia hitam atau putih, raja atau budak, kaya atau miskin, semuanya dengan Rahman-Nya, Allah tebarkan rizkinya di muka bumi kepada setiap makhluknya tanpa terkecuali.

Begitu indah dunia ini, kau lihat setiap alam yang membentang luas, Allah hamparkan bumi dengan segala isinya, Allah tinggikan langit dengan tanpa penopang satupun yang menyangganya. Allah sempurnakan penciptaan dengan kalam-Nya. Dengan cahaya-Nya, hati setiap manusia bisa merasakan begitu indah dan nikmat akan hidayah yang Allah karuniakan kepada hambanya yang terpilih.

Shabat Umar Ibn Khatab yang terkenal dengan hatinya yang keras dan menentang risalah Rasulullah saw hingga ia berencana akan membunuh Nabi oleh tangan sendiri, dengan nur hidayah ilahi ia pun luluh dan khudu‘ sehingga menjadikannya sebagai shahabat Nabi yang paling setia, penghadang Rasulullah saw dari gangguan kaum musyrikin ia juga di nobatkan sebagai salah satu sahabat Nabi yang diberi kabar berita gembira sebagai ahli surga, subhanallah.

Sungguh merugi manusia yang jauh akan hidayah Allah, ia tidak merasakan nikmatnya cahaya ilahi, cahaya yang merasuk dalam lubuk hati sanubari, menembus jiwa-jiwa yang tenang, membimbing setiap yang tersesesat ke jalan yang Allah ridlai.

Nuurun ‘ala nuur
Cahaya diatas cahaya…
Menjadikan yang gelap menjadi terang, yang tersesat menjadi terarah, bagai lentera yang menerangi kegelapan malam,

Allahummaj’al fii qalbi nuuran, wafii lisanii nuuran
Waj’al fi bashari nuuran, waj’al fii sam’i nuuran
Wa min  amami nuuran, wa min khalfi nuuran
Allahumma ‘atini nuuran…

Wallahualam

-Ahmad Ridla Syahida-

2 Tanggapan to “Cahaya Diatas Cahaya”

  1. temukata said

    assalamualiakum,

    mohon ijin untuk menampilulang foto yang terpajang diatas, untuk kepentingan nirlaba. terimakasih sebelumnya

  2. foto diatas saya copy ya.. oh ya mohon teks arabnya :yang bagus (khoth) : Allahummaj’al fii qalbi nuuran, wafii lisanii nuuran
    Waj’al fi bashari nuuran, waj’al fii sam’i nuuran. tks wslm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: